Never be Alone
|
Julie
Getreda alias Teda murid baru dari Jakarta itu langsung menyita perhatian
teman-teman di sekolah Ester.
Sebenarnya sich Ester gak keberatan apalagi iri dengan kehadirannya tapi
melihat apa yg telah dilakukan Teda padanya, pengen rasanya Ester minta Tuhan
menghilangkan dia dari planet ini.
Semua berawal dari acara Natal
sekolah. Ester, sebagai ketua panitia, ditegur keras oleh guru agamanya karena
Teda dan kelompoknya tampil mendadak menyajikan dance diiringi
hangar-bingar Like a Prayer-nya Madonna. Tidak hanya itu saja, Teda
telah membuat persahabatan Ester dengan sobat kentalnya, Yanti, merenggang
karena Ester menilai Yanti tak lagi sepaham dengan dirinya tentang Teda. Namun
yg paling menyakitkan, Teda telah mencuri Bowo, cowok yg selama ini mengisi
hari-hari Ester. Di Sela-sela kekesalan hati Ester, terdengar kabar kalau Teda
mengalami kecelakaan yg menurut Ester, kecelakaan yg pantas. Namun, apakah ini
yg Ester mau? Atau Tuhan bakal marah atas sikap Ester?
Penasaran dengan ending-nya? Baca kumpulan cerpen remaja
ini! Buku ini berisi sebelas cerpen pilihan di antaranya “Aku Benci Teda� ,
“Kado Kejutan� , dan “Ketika Lari-lari Sore� yg akan mengisahkan sisi-sisi
kehidupan Kristiani yg banyak kita temui sehari-hari sebagai orang muda. So … don’t
miss it !





F A Q

